Akses Mudah Juga Penting Selain DP KPR Turun

by | Tuesday, August 2, 2016





Jika kita melihat situs jual beli rumah Online seperti www.urbanindo.com, kita akan melihat harga-harga rumah yang bervariasi. Ada rumah yang harganya terjangkau, ada pula rumah yang tampaknya sangat jauh dari harapan untuk dapat dibeli dengan keadaan finansial yang ada.

Banyak masyarakat yang akhirnya memutuskan untuk membeli rumah dengan cara mengambil kredit pemilikan rumah atau KPR. Belakangan, ada kabar gembira bagi masyarakat, Bank Indonesia (BI) berencana melonggarkan Loan to Value (LTV) dalam waktu dekat. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk dapat membayar kewajiban down payment (DP) yang lebih ringan, yaitu hanya sebanyak 15% dari harga jual rumah, pada kepemilikan rumah pertama.

kpr dan dp rumah


Namun, ada juga harapan yang lebih besar atas kebijakan tersebut. Di tengah larutan tersebut, diharapkan pemerintah dapat memberikan kemudahan akses pada masyarakat untuk dapat memanfaatkan KPR dengan DP murah.

Di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu, kini masyarakat sudah mulai angkin. Daya beli masyarakat kini sendang menunjukkan pemulihan. Hanya saja, untuk membeli rumah, hingga kini masyarakat masih kesulitan karena DP KPR yang sangat tinggi. Jika DP KPR diturunkan, tentunya hal ini akan sangat membantu banyak masyarakat.

Masyarakat sendiri dinilai tidak terlalu terbebani dengan kenaikan cicilan bulanan karena DP yang murah atau turun. Karena menurut perhitungan, angka cicilan yang dibebankan karena DP rendah masih berada pada rentang yang bisa dijangkau.

Jika BI masih saja mempertahankan DP rumah yang tinggi sebagai salah satu persyaratan pembelian rumah melalui KPR, dikhawatirkan masyarakat akan tetap kesulitan untuk dapat memiliki rumah. Padahal kondisi ekonomi sudah mulai membaik.

Nominal DP sendiri tentunya akan mengikuti kenaikan harga rumah. Jika masyarakat harus menabung untuk DP rumah, ketika uangnya sudah ada, DP rumah tersebut akan berubah karena harga rumah sudah naik.

Jika DP KPR dipangkas, hal ini dapat membantu masyarakat. Saat ini, DP rumah masih harus sebesar 20% dari harga rumah. Jika harus ingin membeli rumah seharga Rp 300 juta, tentu calon pembeli harus menyiapkan uang sebanyak Rp 60 juta dan cicilan sebesar Rp 2,7 juta per bulan.

Bila DP KPR dapat diturunkan hingga 5 persen, pembeli hanya butuh membayarkan dana sebesar Rp 15 juta dengan cicilan Rp 3 juta per bulan. Hal ini diklaim sebagai harga yang masih dapat dijangkau oleh masyarakat.






Artikel Menarik Lainnya :