Apa itu Gorilla Glass dan Fungsinya

by | Wednesday, January 28, 2015




Bagi pengguna smartphone touchscreen pasti sering mendengar istilah Gorilla Glass, lalu apa sih Gorilla Glass itu? Nah kali ini saya akan memberikan sedikit info tentang pengertian, sejarah dan fungsi dari Gorilla Glass ini.

Pengertian Corning Gorilla Glass

Gorilla Glass atau dalam bahasa Indonesia berarti kaca gorila, adalah lembaran kaca aluminosilikat alkali yang direkayasa secara khusus untuk menjadi tipis, ringan dan tahan dari kerusakan. Biasanya digunakan pada layar perangkat elektronik portable seperti layar smartphone, layar pemutar media portabel, layar komputer, layar kamera, dan beberapa layar televisi, dan lain-lain, yang diproduksi oleh Corning, perusahaan manufaktur yang berasal dari Amerika Serikat. Baca juga Perbedaan antara Processor Intel dan Amd

Corning Gorilla Glass 3


Ukurannya yang tipis membuat Gorilla Glass tidak akan mengurangi respon sensitif pada layar sentuh. Keunggulan lain dari Gorilla Glass yaitu bahannya mudah dibersihkan. Gorilla Glass juga mengklaim ramah lingkungan, karena tidak terbuat dari bahan besi berat yang bisa membahayakan lingkungan serta dapat didaur ulang.

Kaca ini menjadi kuat berkat pertukaran ion yang terjadi selama proses pembuatan. Kaca ini ditempatkan pada garam kalium cair pada temperature 400°C, ion sodium yang lebih kecil meninggalkan kaca dan ion potassium dari bak garam tersebut menggantikannya Ion-ion yang lebih besar mengambil lebih banyak ruang dan ditekan sama-sama ketika kaca mendingin serta menghasilkan lapisan yang bertindak bagai “perisai” pada permukaan kaca. Komposisi khusus Gorilla Glass memungkinkan ion kalium untuk menyebar ke permukaan, untuk menciptakan tegangan yang tinggi ke dalam gelas. Lapisan Kompresi inilah yang lebih tahan terhadap kerusakan dan penggunaan sehari-hari.

Gorilla Glass juga mampu menyuguhkan tampilan layar yang jenis dan tajam, sehingga ideal untuk gambar HD (High Definition) dan 3D (3 Dimension). Dengan beberapa kemampuan yang dimiliki Gorilla Glass, bisa jadi penggunaan perangkat elektronik berlayar Gorilla Glass dapat terus dikembangkan tanpa terlalu khawatir sesuatu terjadi pada bagian layar.

Sejarah

Corning Inc. bereksperimen dengan kaca yang diperkuat dengan bahan kimia pada tahun 1960, bagian dari proyek yang disebut “Project Muscle”, dalam beberapa tahun Corning Inc. berhasil mengembangkan kaca yang dinamakan “Chemcor” glass. Corning inc. pada waktu itu belum dapat menemukan penggunaan untuk “Chemcor” Glass tersebut dan sebagai pendahulu Gorilla Glass, kaca tersebut tidak pernah diproduksi secara massal, kecuali kaca tersebut diproduksi secara masal, sebanyak seratus buah untuk Race Car Dodge Dart, dan Plymouth Barracuda, dimana diketahui bahwa pengurangan berat merupakan salah satu kunci untuk menambah kecepatan maksimum sebuah mobil. Pada tahun 2006, Apple Inc. mengembangkan model pertama iphone, awalnya iphone tersebut menggunakan layar yang terbuat dari plastic keras, Steve Jobs menemukan fakta ketika menaruh prototipe ponsel tersebut di dalam saku, kunci miliknya menggores permukaan prototype tersebut, Jobs pun segera mencari cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. Akhirnya Jobs menghubungi CEO Corning Inc., Wendell Weeks, dan mengatakan bahwa perusahaan "Apple" membutuhkan kaca yang ringan dan kuat untuk digunakan pada Iphone yang akan dipakai oleh konsumen. Weeks mengatakan pada Jobs, tentang “Gorilla Glass” yang telah dikembangkan oleh perusahaan tersebut pada tahun 1960, namun telah dihentikan sejak saat itu. Jobs meyakinkan weeks agar segera memproduksi kaca tersebut untuk digunakan pada iphone yang akan dirilis. Pada skeptis awal weeks mengatakan bahwa corning inc. dapat melakukannya dan dapat memproduksi layar yang cukup untuk rilis Iphone yang tertunda, mereka berusaha untuk mencapai permintaan tersebut dalam enam bulan. Pabrik Corning di Harrodsburg, Kentucky mampu menyediakan Corning Glass tersebut untuk Iphone generasi pertama yang dirilis pada Juni 2007.

Dari awal pencitaannya hingga saat ini Corning telah membuat 4 versi yaitu Gorilla Glass 1, Gorilla Glass 2, Gorilla Glass 3, dan yang terakhir adalah Gorilla Glass 4 yang dianggap jauh lebih kuat dari versi sebelumnya dan diklaim mampu mengurangi kerusakan pada layar smartphone yang terjatuh di atas beton atau aspal jalan sekalipun. Baca juga Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Note 4 Terbaru






Artikel Menarik Lainnya :