Cara Membuat Anak yang Baik dan Benar

by | Tuesday, March 1, 2016




Cara Membuat Anak yang Baik dan Benar - Setiap pasangan suami istri (pasutri) pastinya mendambakan adanya seorang momongan, entah itu anak perempuan maupun laki-laki. Terlebih bagi mereka yang baru menikah dan mau membina sebuah hubungan rumah tangga. Karena Anak adalah Anugerah terindah dari tuhan yang mampu memberikan kebahagiaan dan meramaikan rumah kecil pasangan tersebut.

Baca juga : Manfaat Mengunyah Permen karet

Namun ada kalanya, harapan akan mendapatkan kehamilan dan keturunan terasa mulai sirna tatkala kehamilan yang ditunggu-tunggu belum datang juga. Stress dan putus asa banyak menghinggapi pasangan suami isteri yang telah lama menanti. Kadang kondisi ini banyak membuat sebuah keluarga menjadi tidak harmonis dan akhirnya terjadi perceraian gara-gara kasus ini. Sebetulnya banyak kasus yang menyebabkan sulitnya sebuah pasangan suami isteri untuk mendapatkan keturunan, di mulai dari adanya penyakit, gangguan hormonal, gangguan sistem reproduksi dan berbagai macam hal lainnya yang tentunya hal ini perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut untuk mengatasinya. Namun ada kalanya juga seorang pasangan suami isteri sulit untuk cepat hamil dikarenakan kurangnya pengetahuan dasar mengenai kehamilan, sehingga kehamilan yang di nanti belum datang juga.

anak bayi


Walaupun telah berusaha tetap saja masih belum menemukan hasil. Nah berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan bagi pasangan suami isteri agar cepat mendapatkan kehamilan dan mendapat momongan:

Pertama, Berdoa Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

Manusia hanyalah bisa merencanakan dan berusaha, sedangkan yang menentukan semuanya tentulah Tuhan. Oleh karena itu lengkapi usaha anda dengan berdoa kepada-Nya, agar diberkahi secepatnya karunia kehamilan.

Kedua, Tentukan waktu berhubungan.

Jika ingin cepat hamil, lakukanlah hubungan intim ketika wanita berada masa subur. Seperti yang kita ketahui, sel ovum hanya mampu bertahan selama 24 jam sedangkan sel sperma bertahan 48 hingga 72 jam. Dokter umumnya menyarankan untuk melakukan hubungan intim sehari sebelum ovulasi.
Cara menghitung masa subur atau ovulasi
- Tentukan tanggal awal bersihnya dari menstruasi setiap bulannya, misalkan tiap tanggal 5
- Tentukan tanggal akhir bersihnya (mulai menstruasi) setiap bulannya, misalkan tiap tanggal 27
- Jadi formula/rumus masa subur:
((tanggal akhir)-(tanggal awal))/2 = n
Lalu, n + (tanggal awal bersih) = masa subur seorang perempuan
Contoh Hitungannya sebagai berikut:

==> (27-5) : 2 = 11
==> 11 + 5 = 16

Jadi setiap 16 hari setelah masa bersih itulah masa subur atau ovulasi seorang perempuan., dengan kata lain dapat dikatakan secara medis pada hari itu jika suami istri berhubungan intim, besar kemungkinan akan menghasilkan janin, terlepas apakah itu bayi laki-laki atau perempuan.


Ketiga, Cukup Istirahat dan Olahraga

Kelelahan ternyata juga mampu mempengaruhi kesuburan dari sel sperma ataupun ovum yang dihasilkan. Hindari kelelahan beraktivitas baik jasmani maupun rohani artinya harus mengurangi aktivitas yang berat hingga tidak lelah dan menenangkan pikiran dari hal-hal yang tidak penting agar anda rileks. Serta diikuti dengan olahraga yang teratur misalnya 3 kali 1 jam perminggu.

Keempat, Menerapkan Pola Hidup Sehat

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Inilah yang harus anda perhatikan :
  1. Jika kebetulan anda atau suami perokok, sebaiknya menghentikan merokok. demikian juga dengan kebiasaan meminum alkhohol. meminum alkohol sedikit pun mengurangi peluang kehamilan hingga 50 %
  2. Pastikan Berat Badan Anda Tidak Kurang/Tidak Lebih (ideal) karena berat badan yang kurang/lebih selain bisa mempersulit pembuahan, juga menjadi masalah saat anda hamil. Sedangkan bagi pria, kekurangan berat badan bisa mengurangi pembentukan sperma.
  3. Pola Makan Bergizi Seimbang dalam mengkonsumsi makanan sarat gizi yang diperlukan untuk mendapatkan kehamilan sehat kelak.


Kelima, Posisi berhubungan intim

Beberapa dokter sangat menyarankan posisi lelaki di atas dan wanita dibawah (missionaris), Ini akan mempermudah penetrasi hingga mencapai rahim.

Keenam, Periksakan kesehatan Anda.

Cobalah untuk memeriksakan kesehatan Anda serta pasangan. Hal ini untuk mengetahui mengapa Anda belum juga berhasil mendapatkan bayi hingga saat ini. Bisa jadi Anda ataupun pasangan tengah mengalami masalah pada organ reproduksi. Bila diketahui lebih awal, tentunya akan lebih cepat mendapat penanganan. Kalau sudah begini, bisa dipastikan Anda bisa memulai program kehamilan kembali dengan pasangan di bawah pengawasan dokter.

Itu beberapa tips yang bisa saya bagikan kepada Anda semua tentang Cara Membuat Anak yang Baik Benar, anak perempuan ataupun laki-laki yang diberikan Anda harus bersyukur. Karena anak adalah anugerahi terindah yang diberikan Tuhan bagi Anda dan pasangan. Mereka adalah titipan yang harus dididik dan dirawat dengan sungguh-sungguh.






Artikel Menarik Lainnya :